Tampilkan postingan dengan label dosa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dosa. Tampilkan semua postingan

Selasa, 19 Desember 2017

Perkembangan Dosa Kecil Dan Besar



_______________________________________________________

Sumber Kajian: Kitab Nashoihul 'Ibad
Karya: Syekh Muhammad Nawawi Al-Banteniy



Rosululloh SAW bersabda :

لاَ صَغِيْرَةَ مَعَ اْلإِصْرَارِ وَلاَ كَبِيْرَةَ مَعَ اْلإِسْتِغْفَارِ

"Tidak dipandang sebagai dosa kecil jika dilakukan secara terus menerus dan tidak dinilai sebagai dosa besar kalau disertai dengan istighfar"

Dosa kecil yang secara rutin dan terus-menerus dilakukan akan bertumpuk-tumpuk sehingga menjadi dosa besar. Dengan adanya kehendak atau niat untuk melakukan terus dosa kecil itu akan memperbesar dosa tersebut, karena niat dan kehendak berbuat dosa merupakan perbuatan dosa itu tersendiri.

Yang dimaksud dengan Istighfar, permohonan ampun, sebagaimana yang disinggung didalam hadis diatas adalah bertaubat dengan berbagai macam persyaratan dan aturannya, yakni yang disebut dengan taubat nasuha. Karena hanya dengan taubat nasuha itulah seberapa besarnya perbuatan dosa dan jahat, akan terhapus semuanya.


Meremehkan Dosa Kecil



_______________________________________________________

Sumber Kajian: Kitab Nashoihul 'Ibad
Karya: Syekh Muhammad Nawawi Al-Banteniy




Maqolah dari sebagian hukama' :

لاَ تَحْقِرُوْا الذُّنُوْبَ الصِّغَارَ فَإِنَّهَا تَتَشَعَّبُ مِنْهَا الذُّنُوْبُ الْكِبَارُ

"Jangan meremehkan dosa-dosa kecil, karena berawal dari dosa kecillah munculnya dosa-dosa besar".

Dan lagi, kemurkaan Alloh terkadang timbul justru karena adanya dosa-dosa kecil.


Senang Berdosa Dan Susah Berbuat Taat



_______________________________________________________

Sumber Kajian: Kitab Nashoihul 'Ibad
Karya: Syekh Muhammad Nawawi Al-Banteniy



Maqolah dari sebagian ahli zahid :

مَنْ أَذْنَبَ ذَنْبًا وَهُوَ يَضْحَكُ فَإِنَّ اللهَ تَعَالَى يُدْخِلُهُ النَّارَ وَهُوَ يَبْكِي. وَمَنْ أَطَاعَ وَهُوَ يَبْكِيْ فَإِنَّ اللهَ تَعَالَى يُدْخِلُهُ الْجَنَّةَ وَهُوَ يَضْحَكُ

"Siapa saja yang berbuat dosa sambil tertawa, maka Alloh akan memasukkannya ke neraka sambil menangis. Dan  siapa saja yang berbuat taat sambil menangis, maka Alloh akan memasukkannya ke surga dalam keadaan tertawa"

"Ahli Zahid" adalah orang yang berpola hidup zuhud, yaitu tidak terlalu berkepentingan dengan kesenangan duniawi. Kalaupun ia memerlukannya, itu sekedar menutupi kebutuhan yang sifatnya darurat.


Kandungan maqolah diatas ialah, bahwa orang yang melakukan dosa dengan perasan gembiran dan bangga, kelak ia akan dimasukkan ke neraka dengan penuh penyesalan, disebabkan penyiksaan yang sangat pedih. Orang yang demikian ini pada hakikatnya telah melakukan dosa dua kali, yakni berdosa karena melakukan perbuatan dosa itu sendiri, dan berdosa karena merasa bangga dengan perbuatan dosanya. Sebaliknya orang yang berbuat ketaatan kepada Alloh dengan menangisi dan menyesali perbuatan dosanya dan merasa takut dengan adzab yang akan menimpanya, kelak ia akan dimasukkan ke surga dengan penuh kegembiraan dan kebahagiaan. Orang seperti ini telah melakukan dua perbuatan taat (kebaikan) sekaligus, yakni melakukan ketaatan itu sendiri, dan penyesalan terhadap berbagai dosa yang pernah dilakukannya.

Teks Berbahasa Jawa Bacaan TALQIN Untuk Mayit

بسمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ. لآاله الاّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاشَرِيْكَ لَهُ لَهُ المُلْكُ وَلَهُ الحَمْدُ يُحْيِى وَيُمِيتُ وَهُوَ ...